Bali, (Tagar 11/7/2018) - Bali United akan menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-15 Go-jek Liga 1 di stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Rabu (11/7).

Widodo Cahyo Putro Pelatih Bali United menyatakan anak asuhnya tidak gentar dengan nama besar PSM makassar. Walaupun PSM akan turun dengan full tim. Widodo berujar bahwa dalam sepak bola kadang faktor keberuntungan juga sangat berpengaruh.

"Dalam sepak bola itu kadang-kadang tidak sesuai dengan apa yang kita rancang. Itu tergantung dengan analisis pemain sendiri dalam permainan, bagaimana menghadapi lawan. Terutama mental bertanding sangat penting untuk menghadapi siapa lawan kita. Saya yakin dengan pemain kami, meskipun PSM sekarang papan atas dan full tim pemain, kami yakin bisa memenangkan pertandingan," kata Widodo dengan penuh optimis, Selasa (10/7).

Saat ini posisi Bali United berada di papan bawah klasemen Liga 1. Dari 14 kali main, Bali United mengantongi 17 poin, menempati posisi 16 klasemen Liga 1. Akan tetapi Widodo tidak terlalu risau karena menurutnya dari posisi pertama hingga papan bawah poinnya tidak terlalu jauh.

"Memang saat ini poinnya sangat ketat, jaraknya juga tidak terlalu jauh dan ini memungkinkan papan bawah bisa naik ke atas dan yang di atas juga masih bisa kemungkinan untuk turun. Jadi kita harus fokus. Saya yakin tim saya bisa memenangkan pertandingan lawan PSM besok," ujar Widodo.

Widodo juga berujar, dia akan menurunkan pemain anyarnya, Melvin Platje. Pemain berpaspor Belanda tersebut saat ini sedang berada di Singapura untuk mengurus Kitas. Pemain yang berposisi sebagai striker tersebut untuk mengisi lini depan Bali United yang saat ini kurang garang sepeninggal Sylvano Comvalius.

"Melvin hari ini mengurus Kitas di Singapura. Dia bisa kita mainkan karena beberapa waktu ini dia sudah gabung dengan kita pada sesi latihan. Dia akan kami mainkan besok," ujar Widodo

Ricky Fajrin pemain Bali United juga tidak kalah optimis timnya bisa mengalahkan PSM Makassar.

"Kami para pemain sudah sangat siap. kami akan berusaha lebih keras lagi untuk memenangkan pertandingan dan kami tidak mau kehilangan poin lagi. Saya berharap dalam pertandingan nanti suporter bisa memenuhi stadion agar kami bermain lebih semangat dan bisa memenangkan pertandingan," kata Fajrin.

Ricky melihat skuat PSM Makassar cukup bagus, terbukti mereka memimpin klasemen Liga 1. Menurutnya Striker dari PSM bagus, akan tetapi lini kedua PSM justru yang paling berbahaya.

"Kalau melihat strikernya PSM bagus, tetapi justru lini keduanya yang berbahaya. Kami harus mewaspadai pergerakan lini kedua PSM, khususnya Rizky Pellu. Dia sering muncul dari lini kedua. Kami harus fokus. Kami juga tidak boleh terpaku sama satu pemain, lihat juga pemain lainnya itu yang berbahaya dari PSM," ujar Ricky Fajrin.

PSM Juga Optimis

Robert Rene Alberts Pelatih PSM Makassar tak kalah optimis. Ia yakin anak asuhnya bisa mengimbangi Bali United dan bahkan merebut poin. Apalagi anak asuhnya turun full tim.

Pada pertandingan sebelumnya ketika melawan Persija Jakarta, PSM berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2, padahal ketika kontra Persija PSM turun tidak dengan skuat terbaiknya.

Walaupun begitu Robert sangat mewaspadai kejutan yang bakal dihadirkan Bali United, apalagi mereka sangat membutuhkan poin untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen Go-jek Liga 1. Apalagi Bali United baru saja merekrut striker anyar asal Belanda, Melvin Platje. Mantan pemain Telstar ini, kata dia, harus diwaspadai, karena biasanya pemain baru itu punya motivasi berlipat ketika dimainkan.

"Biasanya pemain yang baru direkrut dan dimainkan dalam pertandingan awal itu pasti punya motivasi yang berlipat. Tentu Melvin Platje akan termotivasi membuktikan diri pantas direkrut Bali United. Dan seorang pemain yang baru bergabung pasti akan termotivasi menunjukkan kemampuannya. Motivasi ekstra ini yang biasanya mengejutkan, kami harus waspada" ujar Robert.

Abdul Rahman bek PSM berharap teman-temannya fokus dalam pertandingan. 

"Yang pasti kami para pemain akan bekerja keras. Berusaha fokus pada pertandingan dan bermain sebaiknya. Hasilnya kami serahkan pada Yang Di Atas," kata mantan bek Bali United ini.

Abdul melanjutkan, "Saya memang mantan pemain Bali United, akan tetapi sekarang saya berkostum PSM Makassar, saya harus fokus sama tim saya, semoga bisa memberikan yang terbaik buat PSM," pungkasnya. (rio)