Makassar, (Tagar 13/7/2018) - PSM Makassar dipastikan menjamu Bhayangkara FC pada pekan 16 Gojek Liga 1 2018 di luar Makassar. Hal ini menjadi keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga akibat deadline penyelesaian lampu stadion telah jatuh tempo.  

Situasinya, manajemen telah berusaha mengejar pemasangan lampu stadion untuk mencapai standar yang ditetapkan operator liga, PT LIB. Namun memang ada beberapa kendala di lapangan. Sementara, PSM harus sesegera mungkin menentukan venue untuk menjamu Bhayangkara FC.

Aturan
Berdasarkan regulasi, paling lambat delapan hari jelang laga, tuan rumah sudah harus menentukan venue digelarnya laga. Itu artinya, PSM ditenggat harus menentukan venue menjamu Bhayangkara FC pada Minggu 8 Juli.

Jika tidak, PSM akan dikenai sanksi kalah WO dan sanksi lainnya karena PSM dianggap tidak dapat menggelar pertandingan.

PSM juga harus mengundang tim verifikator untuk mengecek apakah lampu tersebut sudah memenuhi standar atau belum. Seperti yang sudah-sudah, maksimal tim verifikator akan mengumumkan hasilnya, sepekan setelah pengecekan.

"Kami bersama tim mengambil langkah cepat agar tidak terkena sanksi yang berujung kerugian yang lebih besar bagi PSM. Kami berharap seluruh pihak dapat menerima ini semua khususnya teman-teman suporter yang sangat kami hargai dan para sponsor yang kami hormati," ucap Sekretaris PSM, Andi Widya Syadzwina.

"Pemilihan Bali sebagai kandang sementara hanya untuk satu laga saja menjamu Bhayangkara FC. Hal ini tentu dengan pertimbangan yang, salah satunya, recovery para pemain, karena jarak antara pertandingan sebelumnya dengan pertandingan kontra Bhayangkara FC sangat dekat," tambah Wina.

"Kami telah berusaha melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan. Kami mohon dukungan dari seluruh pihak khususnya suporter agar tim dapat memberikan hasil maksimal dilaga hari Minggu nanti," tutupnya.

Tak Cuma Makassar
Senada dengan Wina, Dirijen Suporter kreatif The Maczman Ichalozil, juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, managemen sudah sangat serius membenahi stadion Mattoanging agar PSM bisa kembali bermain dikandang sendiri.

"Hanya PSSI yang tak ingin melihat PSM main di Makassar dengan alasan lampu kurang terang sedangkan Persija bermain kemarin di Stadion PTIK Milik kepolisian, yang lampu stadionnya kurang terang tapi LIB tidak memprotesnya," ujar Ichalozil kepada Tagar, Jumat (13/7) malam.
 
Menurutnya, ada beberapa stadion yang dipakai tim Liga 1 yang lampunya kurang terang. Sebut saja Stadion Teladan Medan dan Stadion Marora milik Perseru Serui.

"Bagi saya PT.LIB harus melihat situasi Stadion Mattoanging. Apanya yang tidak layak? Kalau memang Stadion Mattoanging lampunya kurang terang, coba dibandingkan dengan stadion-stadion lain seperti Teladan Medan, PTIK dan Marora Serui, jangan selalu tim PSM dianaktirikan," sesalnya. (rio)